Menu ✖

Otomatis
Fakta Terkini

Fakta Utama

Respons Protes Warga, Menkeu Purbaya Dorong BPS Benahi Data Desil dan DTSEN

badge-check

Respons Protes Warga, Menkeu Purbaya Dorong BPS Benahi Data Desil dan DTSEN Perbesar

Inifaktanya – JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara mengenai gelombang protes masyarakat terkait penetapan peringkat desil ekonomi yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Menkeu memastikan bahwa pemerintah tengah melakukan pembenahan besar-besaran terhadap Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Langkah pengecekan dan perbaikan data ini diambil setelah muncul persoalan akurasi penetapan desil kesejahteraan. Banyak warga yang mengeluhkan pengelompokan tingkat ekonomi—seperti masuk ke kelompok desil tinggi (desil 6–10)—padahal secara ekonomi tergolong rentan atau membutuhkan bantuan sosial dan subsidi pemerintah.

Poin-Poin Utama Pembenahan Data Desil

Evaluasi DTSEN & BPS: Kementerian Keuangan meminta BPS melakukan verifikasi dan pemutakhiran ulang agar data pemeringkatan kesejahteraan benar-benar mencerminkan status ekonomi masyarakat.

Dukungan Anggaran: Pemerintah mengalokasikan anggaran signifikan mencapai sekitar Rp7 triliun untuk BPS guna mengoptimalkan pembenahan kualitas dan akurasi data pendataan nasional.

Target Akurasi: Perbaikan sistem pendataan ini ditargetkan rampung dan menghasilkan data yang jauh lebih akurat serta rapi mulai tahun depan.

“Terkait kelompok desil, makanya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sedang diperbaiki agar penyaluran bantuan dan kebijakan sosial tepat sasaran,” ujar Purbaya dalam keterangannya.          Pernyataan resmi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait polemik data desil DTSEN tersebut disampaikan pada Rabu, 26 Agustus 2026

Pemerintah menegaskan pentingnya validitas data desil karena berpengaruh langsung terhadap pendistribusian berbagai bentuk perlindungan sosial, insentif pendidikan, hingga subsidi energi. Pembenahan menyeluruh ini diharapkan meminimalisir kekeliruan data (bias pendataan) di masa mendatang.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Profil Jenderal Suyudi Ario Seto: Eks Kepala BNN dan Reserse Kawakan yang Kini Jabat Kapolri

2 Okt 2026 - 03:29 WITA

Profil Jenderal Suyudi Ario Seto: Eks Kepala BNN dan Reserse Kawakan yang Kini Jabat Kapolri

Presiden Prabowo Subianto Resmi Perombakan Kabinet Merah Putih: Kapolri dan Sejumlah Menteri Berganti

1 Okt 2026 - 16:49 WITA

Presiden Prabowo Subianto Resmi Perombakan Kabinet Merah Putih: Kapolri dan Sejumlah Menteri Berganti

Desak Made Rita Raih Emas Asian Games 2026 Sekaligus Pecahkan Rekor Asia

1 Okt 2026 - 03:29 WITA

Desak Made Rita Raih Emas Asian Games 2026 Sekaligus Pecahkan Rekor Asia

Diduga Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Diamankan Polisi

1 Okt 2026 - 03:26 WITA

Diduga Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Diamankan Polisi

Sabet Emas di Asian Games 2026, Leo / Daniel Bawa Bulutangkis Indonesia Catat Rekor Sejarah

30 Sep 2026 - 06:49 WITA

Sabet Emas di Asian Games 2026, Leo / Daniel Bawa Bulutangkis Indonesia Catat Rekor Sejarah
Trending di Fakta Utama