Inifaktanya – SAROLANGUN – Unjuk rasa berujung bentrok massal terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit Kabupaten Sarolangun, Jambi. Sebanyak lima anggota TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 896/SP diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 50 orang warga setelah menciduk dugaan aksi pencurian buah kelapa sawit di area perkebunan tersebut Jumat 28 Agustus 2026 pada pukul 11.30 Wib
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden ini bermula ketika para personel Yonif 896/SP tengah melakukan patroli rutin pengamanan di area perkebunan sawit. Di tengah pemantauan, tim patroli menemukan adanya sekelompok orang yang diduga sedang memanen dan mengangkut buah sawit tanpa izin.
Saat hendak mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti, situasi mendadak memanas. Terduga pelaku memanggil massa dari pemukiman sekitar hingga sekitar 50 orang berdatangan ke lokasi kejadian. Kericuhan tak terhindarkan usai massa memprovokasi dan menyerang lima personel TNI tersebut.
Akibat pengeroyokan tersebut, kelima anggota TNI dilaporkan mengalami luka-luka dan memar akibat sabetan maupun benturan benda tumpul sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dari lokasi.
Sorotan Atas Penggunaan Senjata Api
Di sisi lain, peristiwa ini diwarnai spekulasi dan sorotan terkait penggunaan senjata api jenis pistol oleh personel di lapangan. Sejumlah warga yang berada di lokasi mengklaim melihat salah satu oknum anggota TNI mengacungkan pistol saat tensi warga memuncak.
Mengenai tuduhan tersebut, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah keberadaan senjata api tersebut sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan resmi atau merupakan langkah pelindungan diri di tengah ancaman pengeroyokan massa.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Kodam setempat bersama Polres Sarolangun telah turun ke lokasi untuk meredam potensi konflik susulan serta melakukan mediasi. Kepolisian juga tengah mengumpulkan bukti-bukti dan mengidentifikasi provokator utama di balik aksi pengeroyokan tersebut.




















