Menu ✖

Otomatis
Fakta Terkini

Fakta Utama

DPR RI Janji Sahkan UU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026

badge-check

DPR RI Janji Sahkan UU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026 Perbesar

Inifaktanya -JAKARTA, Kompas– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berkomitmen untuk merampungkan dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset menjadi Undang-Undang paling lambat pada 15 Desember 2026. Kepastian ini disampaikan oleh pihak DPR pasca-audiensi bersama Aliansi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (AMPB) di gedung DPR-RI yang disiarkan live oleh Media Kompas melalui Platform Tiktok pada Kamis pada Kamis Siang pukul 12.30 Wib  27 Agustus 2026.

Perwakilan DPR menjelaskan bahwa proses pembahasan intensif akan segera dikebut. Mengingat adanya jeda masa reses parlemen, sisa waktu efektif yang dimiliki DPR untuk menggodok regulasi ini diperkirakan hanya berkisar delapan minggu masa sidang.Dalam kurun waktu yang terbatas tersebut, Komisi III DPR RI telah menyusun serangkaian agenda krusial.

Tahapan tersebut meliputi Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) lanjutan guna menyerap aspirasi publik, proses harmonisasi pasal, rapat kerja bersama pihak Pemerintah, hingga pembahasan mendalam terkait Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Rangkaian ini nantinya akan bermuara pada pengesahan Tingkat I di komisi dan pengesahan Tingkat II dalam Rapat Paripurna.

Pihak Komisi III menegaskan bahwa proses legislasi ini dilakukan secara transparan. Hingga saat ini, DPR tercatat telah menggelar lebih dari 35 kali RDPU dan melakukan tiga kali kunjungan kerja ke berbagai daerah demi menghimpun masukan dari elemen masyarakat, akademisi, dan praktisi hukum.

DPR juga menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian dalam penyusunan draf agar UU ini nantinya tidak memiliki celah hukum atau memicu penyalahgunaan wewenang oleh aparat penegak hukum.Merespons janji tersebut, Ketua AMPB, Supriyono yang akrab disapa Botok, mendesak DPR tidak sekadar memberikan janji lisan.

Pihak aliansi meminta pimpinan DPR mengeluarkan surat pernyataan resmi tertulis sebagai bentuk jaminan moral dan politik kepada rakyat bahwa UU Perampasan Aset benar-benar akan diketuk sebelum akhir tahun 2026 :

Isi Surat Tertulis: Surat resmi tersebut memuat pernyataan tertulis bahwa pimpinan DPR RI berkomitmen penuh menyelesaikan pembentukan UU Perampasan Aset paling lambat pada 15 Desember 2026.

Konsekuensi Mundur Jabatan: Selain komitmen tertulis, dalam audiensi di Ruang Abdul Muis, pimpinan DPR RI—termasuk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurijal—menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatan mereka jika UU Perampasan Aset gagal disahkan pada batas waktu yang disepakati tersebut.

Langkah AMPB Selanjutnya:

Setelah menerima surat tersebut, Botok menyatakan bahwa masyarakat akan terus mengawal, menjaga, dan mengawasi jalannya proses legislasi dari waktu ke waktu hingga pertengahan Desember nanti.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Profil Jenderal Suyudi Ario Seto: Eks Kepala BNN dan Reserse Kawakan yang Kini Jabat Kapolri

2 Okt 2026 - 03:29 WITA

Profil Jenderal Suyudi Ario Seto: Eks Kepala BNN dan Reserse Kawakan yang Kini Jabat Kapolri

Presiden Prabowo Subianto Resmi Perombakan Kabinet Merah Putih: Kapolri dan Sejumlah Menteri Berganti

1 Okt 2026 - 16:49 WITA

Presiden Prabowo Subianto Resmi Perombakan Kabinet Merah Putih: Kapolri dan Sejumlah Menteri Berganti

Desak Made Rita Raih Emas Asian Games 2026 Sekaligus Pecahkan Rekor Asia

1 Okt 2026 - 03:29 WITA

Desak Made Rita Raih Emas Asian Games 2026 Sekaligus Pecahkan Rekor Asia

Diduga Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Diamankan Polisi

1 Okt 2026 - 03:26 WITA

Diduga Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Diamankan Polisi

Sabet Emas di Asian Games 2026, Leo / Daniel Bawa Bulutangkis Indonesia Catat Rekor Sejarah

30 Sep 2026 - 06:49 WITA

Sabet Emas di Asian Games 2026, Leo / Daniel Bawa Bulutangkis Indonesia Catat Rekor Sejarah
Trending di Fakta Utama