Menu ✖

Otomatis
Fakta Terkini

Fakta Utama

Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Terekam CCTV Sebanyak 2 Kali

badge-check

Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Terekam CCTV Sebanyak 2 Kali Perbesar

Inifaktanya – Dunia pendidikan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mendadak gempar setelah rekaman video aksi tidak terpuji yang melibatkan oknum kepala sekolah dan seorang guru SD terekam kamera pengawas. Rekaman yang diambil secara sembunyi-sembunyi oleh warga dan komite sekolah tersebut memperlihatkan aksi asusila yang terjadi hingga dua kali di lingkungan sekolah.

Skandal Asusila Terekam Kamera Hingga 2 Kali

Kecurigaan bermula dari keresahan warga dan komite sekolah Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, yang kerap melihat kedua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut berada di ruangan sekolah melebihi jam mengajar. Guna memastikan dugaan tersebut, komite sekolah bersama warga berinisiatif memasang kamera CCTV tersembunyi.

Dari pemantauan perangkat tersebut, dugaan perbuatan mesum itu akhirnya terbukti. Rekaman CCTV tidak hanya menunjukkan perbuatan asusila dalam satu kesempatan, tetapi menangkap momen berulang sebanyak dua kali yang dilakukan di area sekolah. Salah satu potongannya sempat beredar dan viral di media sosial, sementara rekaman yang lebih mendalam telah diamankan.

Sanksi Mutasi Hingga Ancaman Pemecatan ASN

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan bersama pihak Pemerintah Kabupaten bertindak cepat dengan menarik kedua oknum dari sekolah asal:

Kepala Sekolah: Dinonaktifkan dari jabatannya dan dimutasi ke kantor Dindikbud Kabupaten Pekalongan.

Guru Perempuan: Dipindahkan tugas mengajar ke wilayah sekolah lain.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan beserta tim gabungan BKPSDM tengah memproses pelanggaran disiplin kepegawaian. Keduanya terancam mendapat sanksi berat sesuai regulasi yang berlaku, mulai dari penurunan pangkat hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sebagai ASN.

Gelombang Protes Warga dan Wali Murid

Aksi tidak terpuji ini memicu amarah warga dan orang tua siswa yang melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Pekalongan. Warga menilai sanksi pemindahan tempat bertugas masih terlalu ringan untuk tindakan yang mencoreng nilai dan moralitas lembaga pendidikan, serta mendesak pemecatan permanen bagi kedua pelaku.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Profil Jenderal Suyudi Ario Seto: Eks Kepala BNN dan Reserse Kawakan yang Kini Jabat Kapolri

2 Okt 2026 - 03:29 WITA

Profil Jenderal Suyudi Ario Seto: Eks Kepala BNN dan Reserse Kawakan yang Kini Jabat Kapolri

Presiden Prabowo Subianto Resmi Perombakan Kabinet Merah Putih: Kapolri dan Sejumlah Menteri Berganti

1 Okt 2026 - 16:49 WITA

Presiden Prabowo Subianto Resmi Perombakan Kabinet Merah Putih: Kapolri dan Sejumlah Menteri Berganti

Desak Made Rita Raih Emas Asian Games 2026 Sekaligus Pecahkan Rekor Asia

1 Okt 2026 - 03:29 WITA

Desak Made Rita Raih Emas Asian Games 2026 Sekaligus Pecahkan Rekor Asia

Diduga Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Diamankan Polisi

1 Okt 2026 - 03:26 WITA

Diduga Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Tiga Anggota DPRD Diamankan Polisi

Sabet Emas di Asian Games 2026, Leo / Daniel Bawa Bulutangkis Indonesia Catat Rekor Sejarah

30 Sep 2026 - 06:49 WITA

Sabet Emas di Asian Games 2026, Leo / Daniel Bawa Bulutangkis Indonesia Catat Rekor Sejarah
Trending di Fakta Utama